Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bupati Dillah Komitmen Dukung Investasi Pengolahan Limbah Sabut Kelapa di Tanjabtim

21 Juli, 2026 | Juli 21, 2026 WIB Last Updated 2026-07-21T13:06:05Z



JAMBI TRANS, TANJABTIM, – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah kembali mendapat respons positif dari dunia usaha. Bupati Tanjung Jabung Timur bersama Wakil Bupati menerima kunjungan manajemen PT Intan Maca Internasional bersama investor asal Malaysia di Ruang Kerja Bupati, Senin (20/7/2026).


Pertemuan tersebut menjadi langkah awal menuju realisasi investasi pengolahan limbah sabut kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Limbah tersebut akan diolah menjadi _coco fiber_, produk bernilai tambah tinggi yang memiliki pasar luas, baik di dalam maupun luar negeri.


*Produksi Awal di Pelabuhan Muara Sabak*

Dalam paparannya, manajemen PT Intan Maca Internasional menjelaskan perusahaan akan segera memulai operasional di kawasan Pelabuhan Muara Sabak. Sebagai tahap awal, perusahaan telah menyewa gudang milik PT Pelindo yang akan difungsikan sebagai lokasi produksi sementara. 

Pembangunan fasilitas pengolahan yang lebih representatif akan dilakukan secara bertahap.

Investasi ini difokuskan pada pengolahan limbah sabut kelapa yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui proses industri, sabut kelapa akan diolah menjadi _coco fiber_ yang banyak digunakan sebagai bahan baku industri kasur, jok kendaraan, geotekstil, media tanam hortikultura, pengendali erosi, hingga berbagai produk ramah lingkungan.

Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, industri ini juga diharapkan mampu mengurangi limbah pertanian sekaligus meningkatkan pendapatan petani kelapa.


*Bupati: Ubah Limbah Jadi Komoditas Bernilai Tinggi*

Bupati Tanjung Jabung Timur menyambut baik rencana investasi tersebut dan mengapresiasi kepercayaan PT Intan Maca Internasional yang memilih Tanjabtim sebagai lokasi pengembangan usaha.

_"Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyambut baik dan memberikan apresiasi atas komitmen PT Intan Maca International yang memilih daerah ini sebagai lokasi investasi. Potensi kelapa yang kita miliki sangat besar dan perlu didukung dengan hadirnya industri pengolahan agar hasil perkebunan masyarakat memiliki nilai tambah, meningkatkan daya saing, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,"_ ujar Bupati.

Menurut Bupati, kehadiran industri pengolahan sabut kelapa merupakan langkah strategis untuk mengubah limbah menjadi komoditas bernilai tinggi. Selama ini sebagian besar sabut kelapa belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal permintaan pasar terhadap produk olahan berbasis serat kelapa terus meningkat.

Bupati juga menegaskan Pemkab Tanjabtim berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat, aman, dan kondusif melalui pelayanan perizinan yang cepat, mudah, serta sesuai ketentuan.

_"Kami berharap investasi ini tidak hanya membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak tumbuhnya industri hilir berbasis komoditas lokal. Pemerintah daerah akan terus mendukung setiap investasi yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,"_ tambahnya.

Pemkab Tanjabtim optimistis realisasi investasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hilirisasi sektor perkebunan. Kehadiran industri pengolahan _coco fiber_ diharapkan mampu menciptakan rantai nilai baru bagi komoditas kelapa, menyerap tenaga kerja lokal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(*)


*Editor: Sutan Muda Daulay*


×
Berita Terbaru Update