JAMBI TRANS, JAKARTA, – Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan daerah berbasis lingkungan bersih, pendidikan berkarakter, dan layanan kesehatan yang lebih baik. Hal itu disampaikannya saat mengikuti Kursus Pengelolaan Pemerintahan Daerah "KPPD" di BPSDM Kemendagri, Selasa (21/7/2026).
Pelatihan yang telah berjalan satu minggu ini diikuti Bupati untuk menambah bekal dalam membangun _Bumi Sailun Salimbai_ ke depan.
"Tidak terasa latihan KPPD ini sudah berjalan 1 minggu. Semoga apa yang saya ikuti ini semua bisa diimplementasikan di kabupaten yang saya pimpin," ujar Bupati Dr. Bambang Bayu Suseno.
*4 Materi Strategis untuk Muaro Jambi*
Sepanjang KPPD, sejumlah materi strategis menjadi fokus pembelajaran:
1. *Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan*
Pemateri dari National Environment Agency membahas praktik pengelolaan sampah, ruang hijau, dan keberlanjutan lingkungan. Materi ini dinilai relevan untuk mendorong Muaro Jambi menjadi kabupaten yang bersih, hijau, dan lestari.
2. *Pengembangan Perumahan dan Tata Kota*
Disampaikan oleh Deputy Director dan Practice Professor NUS Cities, College of Design and Engineering NUS, sekaligus mantan Deputy CEO Housing and Development Board. Pembahasan ini diharapkan menjadi referensi dalam menata kawasan permukiman di Muaro Jambi agar layak huni, nyaman, dan terintegrasi.
3. *Transformasi Pendidikan dan SDM Berkarakter*
Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. menekankan bahwa penguatan SDM adalah kunci agar program pembangunan di Kabupaten Muaro Jambi berjalan efektif.
4. *Sistem Layanan Kesehatan*
Prof. Dr. dr. Siti Fadilah Supari,Sp.JP(K), Menteri Kesehatan RI 2004–2009, memaparkan pendekatan holistik dalam transformasi layanan kesehatan. Materi ini menyoroti penguatan layanan kesehatan dasar hingga rujukan di daerah.
Sepanjang kegiatan, Bupati Muaro Jambi didampingi unsur Lemhannas, Kemendagri, dan PYC. Ia menegaskan seluruh ilmu dan pengalaman dari para narasumber akan dikaji untuk disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi daerah.
"Intinya, kita belajar dari yang terbaik untuk diterapkan di Muaro Jambi. Tujuannya satu: kesejahteraan masyarakat," tegasnya..(*)
*Editor: Sutan Muda Daulay*



