Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Langkah Kreatif Persit KCK Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjab Dalam Kembangkan UMKM Kerajinan Eceng Gondok

09 April, 2026 | April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-09T02:12:06Z



Tanjabtimur
– Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan kontribusi signifikan dalam menopang perekonomian daerah. Hingga tahun 2025  tercatat ada sekitar 265 ribu pelaku UMKM aktif yang menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat Jambi. 

Salah satu inovasi kreatif yang kini berkembang adalah kerajinan keranjang buah berbahan eceng gondok. Tanaman air yang sebelumnya dikenal sebagai gulma ini kini diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi melalui sentuhan kreativitas dan keterampilan tangan.


Kerajinan keranjang eceng gondok dibuat secara manual dengan proses yang cukup panjang, mulai dari pengeringan bahan, penganyaman, hingga pembentukan produk. Hasilnya, keranjang yang dihasilkan memiliki karakteristik kuat, ringan, ramah lingkungan, serta memiliki nilai estetika alami yang tinggi.

Salah satu pelaku UMKM yang mengembangkan kerajinan ini adalah Ny. Ana Rianty Riko, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjung Jabung. Berawal dari hobi membuat kerajinan tangan, ia berhasil mengubah eceng gondok menjadi produk unggulan berupa keranjang buah yang diminati masyarakat.


Dalam menjalankan usahanya, Ny. Ana Rianty Riko mengaku menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi penjualan hingga persaingan pasar. Namun, berkat ketekunan, konsistensi, serta pemanfaatan platform digital sebagai sarana promosi, usahanya tetap bertahan dan terus berkembang.

“Ini berawal dari hobi, kemudian saya coba tekuni dan kembangkan agar bisa membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, kerajinan eceng gondok tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi solusi ramah lingkungan dengan memanfaatkan tanaman yang sebelumnya dianggap mengganggu ekosistem perairan.

Dengan dukungan Persit dan pembina, usaha kerajinan ini semakin berkembang dan menjadi simbol kemandirian serta kreativitas anggota Persit dalam mendukung ekonomi keluarga.

Saat ini, produk keranjang buah eceng gondok tersebut tengah dipersiapkan untuk mengikuti ajang “Persit BISA 2” tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi UMKM binaan Persit untuk memperkenalkan produk unggulan ke tingkat yang lebih luas, bahkan hingga pasar nasional.

Melalui ajang tersebut, kerajinan eceng gondok diharapkan dapat semakin dikenal sebagai produk khas daerah yang memiliki nilai jual tinggi sekaligus ramah lingkungan.

Ny. Ana Rianty Riko berharap, partisipasinya dalam kegiatan ini tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar serta mendorong kesadaran akan pentingnya produk berkelanjutan.

Kerajinan eceng gondok menjadi bukti bahwa potensi lokal dapat diolah menjadi kekuatan ekonomi. Dari tanaman yang semula dianggap gulma, kini lahir produk kreatif yang tidak hanya indah, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.(**)


Redaksi

×
Berita Terbaru Update