Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kisah Heroik Letnan Syargawi: Simbol Keberanian Pejuang Sengeti yang Gugur Lawan Belanda

14 Agustus, 2026 | Agustus 14, 2026 WIB Last Updated 2026-08-13T20:14:42Z



Taman Tugu Juang Sengeti

MUARO JAMBI, – Di balik tenangnya Sungai Batanghari dan ramainya Pasar Sengeti hari ini, tersimpan kisah kelam perjuangan para pejuang kemerdekaan. Pada masa Agresi Militer Belanda II tahun 1948-1949, tanah Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, menjadi saksi bisu perlawanan rakyat yang pantang menyerah.

Dengan semangat "merdeka atau mati", para tokoh masyarakat dan anggota TNI di Sengeti bahu-membahu melawan penjajah. Keberanian mereka menjadi bukti bahwa semangat juang rakyat Jambi tidak pernah padam.

Berikut adalah nama-nama tokoh pejuang yang gugur dan berjuang di wilayah Sengeti. Data ini berdasarkan cerita yang disampaikan oleh tokoh masyarakat dan para orang tua di Sengeti secara turun-temurun.


_Catatan ini ditulis oleh:_  

H. Amrullah, S.Ag., M.M._Ketua Lembaga Adat Melayu Kabupaten Muaro Jambi / Mantan Lurah Sengeti_

1. Letnan Syargawi - TNI: Syuhada yang Gugur Seorang Diri


Nama Letnan Syargawi harum sebagai simbol keberanian. Beliau gugur di area antara RT 01 dan RT 17, Sengeti. Dalam pertempuran yang tak berimbang, Letnan Syargawi dikepung tentara Belanda yang datang melalui jalur Sungai Batanghari. 

Saat diperintahkan menyerah, beliau menolak. Letnan Syargawi memilih bertempur hingga peluru terakhir dan gugur sebagai syuhada.

Jenazah sang pahlawan awalnya dimakamkan di RT 01 Sengeti oleh tokoh masyarakat Imam Salam, Usman bin Latis, dan para pemuka masyarakat lainnya. 

Beberapa waktu kemudian, tim dari TNI memindahkan jenazah Letnan Syargawi ke Taman Makam Pahlawan di Kota Jambi sebagai bentuk penghormatan negara.

Untuk mengenang tempat gugurnya, di RT 17 Sengeti kini berdiri sebuah tugu peringatan.

2. Muhammad - TNI: Sang Penembak Jitu di Pasar Sengeti

Muhammad adalah anggota TNI yang melakukan aksi gerilya berani di Pasar Sengeti. Dengan bersembunyi di bawah salah satu toko, beliau berhasil menembak tentara Belanda. 

Jenazah tentara Belanda yang tewas kemudian dievakuasi ke Jambi menggunakan kapal yang bersandar di Pasar Sengeti. 

Basis gerilya TNI saat itu bermarkas di sekitar area Rumah Dinas Bupati sekarang, tepatnya di daerah Komplek Perkantoran Bukit Cinto Kenang.

3. Zakaria - Tokoh Masyarakat: Siasat Cerdik Lumpuhkan Belanda

Zakaria merupakan tokoh masyarakat bidang pemerintahan dan adat, mantan Kepala Desa. Dalam peristiwa penembakan di pasar, beliau menjalankan siasat dari TNI Muhammad. Atas perintah "tiarap", Zakaria menurut. Sesaat setelah itu, tentara Belanda langsung dilumpuhkan dengan tembakan dan tewas di tempat.

4. H. Hamim - Tokoh Masyarakat: Kawan Seperjuangan Zakaria

Bersama Zakaria, H. Hamim berada di sisi kiri dan kanan tentara Belanda saat kejadian. Mendengar perintah yang sama "Zakaria, H. Hamim tiarap" dari TNI Muhammad, keduanya segera tiarap. Tembakan pun dilepaskan dan mengakhiri riwayat tentara Belanda tersebut.

Tugu Juang Sengeti: Simbol Tiga Unsur Perlawanan

Sebagai penghormatan atas perjuangan di Sengeti, dibangunlah Tugu Juang Sengeti. Tugu ini berdiri di tiga persimpangan dan melambangkan tiga unsur pejuang: TNI, masyarakat sipil bersenjata, dan tokoh masyarakat. 

Tiga arah tugu ini juga melambangkan tiga arah serangan tentara Belanda saat itu, yaitu dari arah Tungkal, dari jalur Sungai Batanghari menuju Tebo, dan jalur darat dari Kota Jambi. Tugu ini menjadi basis pertahanan dan pengingat semangat kemerdekaan para pejuang.

Selain nama-nama di atas, masih banyak pahlawan tanpa tanda jasa lainnya yang berperan dalam perjuangan. Mereka bertugas mengantar dan menyiapkan bekal makanan untuk para pejuang di markas gerilya, memastikan perlawanan terus berjalan.

_Data dan kisah ini akan terus dilengkapi jika ada informasi dan nama lain yang masih diingat oleh masyarakat, agar sejarah perjuangan Sengeti tidak dilupakan generasi penerus..(***)


_Catatan ini ditulis oleh:_  H. Amrullah,S.Ag., M.M.  Ketua Lembaga Adat Melayu Kabupaten Muaro Jambi / Mantan Lurah Sengeti_


Editor:Jambitransnews.com

×
Berita Terbaru Update